Bismillah
Malam telah tiba, hari pun sudah berganti, tapi aku belum bisa tidur juga, akhirnya setelah berpikir ini itu, ya sudah dibuat menulis saja. Karena mengalirkan rasa dalam tulisan itu bisa membuat lega. Lagipula kan bulan Ramadhan ini sedang mengikuti challange menulis lagi. Malam ini membahas komunikasi suami istri saja ya. Saya spongsori coklat kerikil turki, enak, tidak eneg, dan membikin ketagihan. Itu pendapat para customer ya, saya sendiri belum mencobanya karena masih menabung, hehe.
.
Baik, saya lanjutkan. Komunikasi suami istri itu penting ga sih Bunda Ayah? Penting sekali ya kalau menurut saya. Tapi, seorang istri atau pun suami kadang belum bisa memenuhi kebutuhan komunikasi mereka berdua. Karena kesibukan yang terlalu menyibukkan dirinya atau karena anak yang selalu ingin diperhatikan. Jika anak sudah tertidur kadang ikut ketiduran akhirnya seorang istri atau suami kurang dalam berkomunikasi.
.
Padahal komunikasi bagi suami dan istri itu begitu penting. Jika terjadi kesalahpahaman misalnya, itu pun karena komunikasinya kurang dekat, dibicarakan saat lagi emosi salah satunya. Hal itu kadang membuat semakin panas pembicaraannya, yang akhirnya belum menemukan solusi terbaik untuk keduanya. Jika seterusnya begitu, ya tidak akan ada pengertian di antara keduanya. Bisa jadi juga salah satu pasangan terpaksa mengalah terus-terusan. Pada akhirnya menyebabkan kepikiran, dan kadang bersedih.
.
Tujuan pernikahan itu untuk saling mengerti, berbagi, memberi solusi, tidak egois, tidak menang sendiri, mengerti keadaan pasangan dan keluarganya, mencintai keluarga pasangan, memberi keteladanan pada anak, memperbaiki akhlak, menyempurnakan agama pasangan, dan masih banyak lagi. Selama ada satu orang yang masih bisa menemani kita, maka bersyukur lebih baik. Tak perlulah membuat suatu pernyataan yang membuat tertekan bagi pasangan jika tak mentaati perintah. Sehingga tak ada pilihan lain, padahal hidup tak hanya berdua, hidup itu berkeluarga. Indahnya saling berbagi, saling menyayangi satu sama lain, saling mengerti itu sudah cukup bagi suami istri.
.
Komunikasi yang baik itu dilakukan ketika hati sepasang suami istri sedang bahagia, tidak marah. Maka, percayalah hubungan akan semakin romantis. Malam hari pun baik jika ingin berkomunikasi membicarakan pernikahan, pendidikan, usaha, masakan atau lainnya. Seorang istri itu tiap harinya perlu mengeluarkan banyak kata, maka jangan heran ya para suami jika istrimu tak bicara banyak denganmu. Dia pasti mencari teman perempuan untuk berbagi cerita. Tapi, cerita yang baik-baik tentunya.
.
Pada dasarnya paling nyaman itu bercerita pada pasangan karena telah menjadi satu dalam pernikahan. Maka, bagi para suami dan istri hendaknya selalu belajar tentang agama, pernikahan, pendidikan anak, pendidikan seks, fitrah keimanan, dan lain sebagainya. Agar ada pembahasan jika berkomunikasi, tak hanya berkomunikasi saat berjauhan. Ingat, komunikasi antara suami dan istri itu penting. Sama seperti nafkah materi dan biologis juga penting bagi pasangan suami istri. Karena menikah itu untuk bahagia bukan untuk mencari-cari permasalahan baru.
.
#Day10
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
#RamadanditengahPandemi
#coretanmalam
Malam telah tiba, hari pun sudah berganti, tapi aku belum bisa tidur juga, akhirnya setelah berpikir ini itu, ya sudah dibuat menulis saja. Karena mengalirkan rasa dalam tulisan itu bisa membuat lega. Lagipula kan bulan Ramadhan ini sedang mengikuti challange menulis lagi. Malam ini membahas komunikasi suami istri saja ya. Saya spongsori coklat kerikil turki, enak, tidak eneg, dan membikin ketagihan. Itu pendapat para customer ya, saya sendiri belum mencobanya karena masih menabung, hehe.
.
Baik, saya lanjutkan. Komunikasi suami istri itu penting ga sih Bunda Ayah? Penting sekali ya kalau menurut saya. Tapi, seorang istri atau pun suami kadang belum bisa memenuhi kebutuhan komunikasi mereka berdua. Karena kesibukan yang terlalu menyibukkan dirinya atau karena anak yang selalu ingin diperhatikan. Jika anak sudah tertidur kadang ikut ketiduran akhirnya seorang istri atau suami kurang dalam berkomunikasi.
.
Padahal komunikasi bagi suami dan istri itu begitu penting. Jika terjadi kesalahpahaman misalnya, itu pun karena komunikasinya kurang dekat, dibicarakan saat lagi emosi salah satunya. Hal itu kadang membuat semakin panas pembicaraannya, yang akhirnya belum menemukan solusi terbaik untuk keduanya. Jika seterusnya begitu, ya tidak akan ada pengertian di antara keduanya. Bisa jadi juga salah satu pasangan terpaksa mengalah terus-terusan. Pada akhirnya menyebabkan kepikiran, dan kadang bersedih.
.
Tujuan pernikahan itu untuk saling mengerti, berbagi, memberi solusi, tidak egois, tidak menang sendiri, mengerti keadaan pasangan dan keluarganya, mencintai keluarga pasangan, memberi keteladanan pada anak, memperbaiki akhlak, menyempurnakan agama pasangan, dan masih banyak lagi. Selama ada satu orang yang masih bisa menemani kita, maka bersyukur lebih baik. Tak perlulah membuat suatu pernyataan yang membuat tertekan bagi pasangan jika tak mentaati perintah. Sehingga tak ada pilihan lain, padahal hidup tak hanya berdua, hidup itu berkeluarga. Indahnya saling berbagi, saling menyayangi satu sama lain, saling mengerti itu sudah cukup bagi suami istri.
.
Komunikasi yang baik itu dilakukan ketika hati sepasang suami istri sedang bahagia, tidak marah. Maka, percayalah hubungan akan semakin romantis. Malam hari pun baik jika ingin berkomunikasi membicarakan pernikahan, pendidikan, usaha, masakan atau lainnya. Seorang istri itu tiap harinya perlu mengeluarkan banyak kata, maka jangan heran ya para suami jika istrimu tak bicara banyak denganmu. Dia pasti mencari teman perempuan untuk berbagi cerita. Tapi, cerita yang baik-baik tentunya.
.
Pada dasarnya paling nyaman itu bercerita pada pasangan karena telah menjadi satu dalam pernikahan. Maka, bagi para suami dan istri hendaknya selalu belajar tentang agama, pernikahan, pendidikan anak, pendidikan seks, fitrah keimanan, dan lain sebagainya. Agar ada pembahasan jika berkomunikasi, tak hanya berkomunikasi saat berjauhan. Ingat, komunikasi antara suami dan istri itu penting. Sama seperti nafkah materi dan biologis juga penting bagi pasangan suami istri. Karena menikah itu untuk bahagia bukan untuk mencari-cari permasalahan baru.
.
#Day10
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
#RamadanditengahPandemi
#coretanmalam



0 comments:
Posting Komentar