Minggu, 10 Juni 2018

Menumbuhkan Cinta Bersamamu Menuju Ridho-Nya (Part 1)

Bismillah

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, waktu lalu aku pernah khilaf jatuh cinta pada orang yang ternyata sekarang bukan jodohku. Dia pun memberi harapan besar. Entahlah kenapa aku bisa jatuh cinta dengannya.

.
.
Hari demi hari kulalui, selalu berkomunikasi dengannya entah lewat sms, WA, BBM, atau apalah. Hmm, godaan bagi iman yang masih naik turun, astaghfirullaah. Wisuda pun orang tuaku bertemu dengan orang tuanya dan yang bikin hati takjub ketika ibunya tanya, dan pertanyaan itu kenapa sekarang lupa. Karena mungkin menyakitkan dan alhamdulillah aku sudah melupakan.
.
.
Cinta yang datang sebelumnya bukanlah cinta sesungguhnya yang Allah ridhai. Cinta tanpa syarat malah datang setelah aku menikah dengan orang yang baru kukenal 4 bulan lebih, dengan cara ta'aruf, pertemuan singkat bersama mahram, dan dia datang dengan berani tanpa paksaan ke rumahku menemui kedua orang tuaku. Langsung sampai rumah tanpa tersesat jalan, dialah suamiku, maa syaa Allah.
.
.
Di usia 25 tahun, dia punya niat kuat untuk menikah, aku pun sejak kuliah sudah ingin menikah daripada tertipu dengan hubungan semu. Karena menjaga pandangan itu lebih baik sebagaimana dalam Alquran surat An-Nur ayat 31 yang artinya
"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.
.
.
Lanjut di komentar..

Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
.
.
Ayat di atas sangatlah penuh makna, hingga akhirnya alhamdulillah aku bisa membuka hati untuk laki-laki lain yang sekarang menjadi suamiku sebelum bertemu dengan laki-laki dalam cinta semu. Allah telah memberi petunjuk kepadaku untuk bertemu jodoh terbaik in syaa Allah.
.
.
Dalam waktu singkat dengan perantara temanku, alhamdulillah mencoba melakukan yang terbaik untuk kehidupan selanjutnya. Tak akan ada pasangan jika tak membuka hati dengan lapang, menerima segala kekurangan dan mensyukuri kelebihannya. Cinta tanpa syarat datang tanpa diduga, menakjubkan kejadiannya.
.
.
-Bersambung-

@pejuang30DWC
#30DWC #30DWCJilid13#CintaTanpaSyarat #Squad2 #Day18

0 comments: