Sebelum menikah apa yang sudah kita persiapkan? Pernikahan merupakan universitas kehidupan manusia. Tak mudah menjalani bagi yang belum siap menikah. Pernikahan merupakan sekolah terlama. Dari sanalah kita belajar banyak hal, tentang kesabaran, keikhlasan, kesedihan, dan kebahagiaan. Menjalani kehidupan pernikahan tidaklah main-main.
Banyak orang yang hanya ingin menikah, tapi tak siap menikah. Bagaimana kehidupan rumah tangganya nanti jika tak siap menikah. Siap menikah ialah siap menghadapi perjuangan besar selama mengarungi pernikahan. Kalau ingin menikah hanya memikirkan indahnya acara akad dan resepsi nanti. Siap menikah, sebelumnya harus mempelajari ilmu-ilmu pra nikah. Zaman sekarang sudah ada kelas maupun seminar tentang pra nikah dan pernikahan, jadi mudah bagi yang masih single untuk belajar lebih dalam lagi.
Pernikahan, universitas kehidupan sampai akhir nanti. Apakah kita mampu menjalaninya dengan sabar dan terus belajar? Ataukah mudah emosi saat pasangan sedang mengecewakan kita? Memang dalam kehidupan pernikahan pasti kadang ada masalah, tapi jika iman kita kuat, masalah yang besar pun akan bisa diatasi. Apalagi masalah kecil, jangan sampai terucap kata-kata yang bisa menyakiti pasangan. Terkadang masih saja ada yang egois dalam bersikap.
Pernikahan indah dan barakah apabila pasangan suami istri bisa terus saling menyayangi. Memahami keluarga masing-masing, sehingga tak ada perselisihan yang terjadi. Memaafkan kesalahan yang diperbuat oleh pasangan, sehingga tercipta kedamaian dalam rumah tangga. Senantiasa menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Membangun visi dan misi bersama sehingga akan tercipta keluarga idaman yang diridlai Allah.
Pernikahan yang baik, didasari atas ketaqwaan pada Allah. Sehingga melahirkan generasi penerus yang bisa membela agama Allah. Tak pantang menyerah jika dihadapi segala persoalan kehidupan yang sedikit rumit. Senantiasa meminta pertolongan hanya pada Allah jika pikiran sudah buntu. Kehidupan pernikahan tak selalu mulus, membutuhkan pengorbanan dan keikhlasan. Semoga pernikahan yang kita jalani selalu berujung sakinah mawaddah warahmah, selalu dalam ridla-Nya. Aamiin
Gresik, 20 Mei 2019
#Day14
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Banyak orang yang hanya ingin menikah, tapi tak siap menikah. Bagaimana kehidupan rumah tangganya nanti jika tak siap menikah. Siap menikah ialah siap menghadapi perjuangan besar selama mengarungi pernikahan. Kalau ingin menikah hanya memikirkan indahnya acara akad dan resepsi nanti. Siap menikah, sebelumnya harus mempelajari ilmu-ilmu pra nikah. Zaman sekarang sudah ada kelas maupun seminar tentang pra nikah dan pernikahan, jadi mudah bagi yang masih single untuk belajar lebih dalam lagi.
Pernikahan, universitas kehidupan sampai akhir nanti. Apakah kita mampu menjalaninya dengan sabar dan terus belajar? Ataukah mudah emosi saat pasangan sedang mengecewakan kita? Memang dalam kehidupan pernikahan pasti kadang ada masalah, tapi jika iman kita kuat, masalah yang besar pun akan bisa diatasi. Apalagi masalah kecil, jangan sampai terucap kata-kata yang bisa menyakiti pasangan. Terkadang masih saja ada yang egois dalam bersikap.
Pernikahan indah dan barakah apabila pasangan suami istri bisa terus saling menyayangi. Memahami keluarga masing-masing, sehingga tak ada perselisihan yang terjadi. Memaafkan kesalahan yang diperbuat oleh pasangan, sehingga tercipta kedamaian dalam rumah tangga. Senantiasa menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Membangun visi dan misi bersama sehingga akan tercipta keluarga idaman yang diridlai Allah.
Pernikahan yang baik, didasari atas ketaqwaan pada Allah. Sehingga melahirkan generasi penerus yang bisa membela agama Allah. Tak pantang menyerah jika dihadapi segala persoalan kehidupan yang sedikit rumit. Senantiasa meminta pertolongan hanya pada Allah jika pikiran sudah buntu. Kehidupan pernikahan tak selalu mulus, membutuhkan pengorbanan dan keikhlasan. Semoga pernikahan yang kita jalani selalu berujung sakinah mawaddah warahmah, selalu dalam ridla-Nya. Aamiin
Gresik, 20 Mei 2019
#Day14
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah



0 comments:
Posting Komentar